Langsung ke konten utama

Tugas 10 Etika profesi

KASUS RUNTUHNYA SELASAR
HYATT REGENCY KANSAS CITY

         Pada tahun 1970, desain hotel memakai atrium besar yang terkadang menjulang setinggi bangunan dan banyak juga yang menyertakan selasar yang tergantung di atas atrium tersebut
         Tahun 1981, saat berlangsung pesta dansa di lobi atrium, bagian selasar dipenuhi orang berdansa lalu jatuh menimpa lantai atrium yang juga dipenuhi orang sehingga ratusan tewas dan terluka
         Perubahan desain (yang akhirnya menyebabkan runtuhnya selasar) disarankan oleh subkontraktor, suatu hal yang tidak umum karena berhubungan dengan penghematan biaya dan kemudahan fabrikasi
         Penyelidikan setelah kecelakaan menghasilkan tuntutan atas kelalaian, inkompetensi, dan kesalahan manajemen
         Ternyata desain aslinya sendiri sudah tidak sesuai dengan peraturan, perubahan desain tersebut membuat situasi lebih buruk

PERUBAHAN DESAIN PADA KASUS HYATT REGENCY KANSAS CITY

             



         Desain asli (kiri), mur di bawah masing-masing lantai hanya menahan berat satu lantai itu saja
         Perubahan desain (kanan), mur di bawah lantai empat sekarang menahan beban lantai empat dan lantai dua, yang artinya dua kali beban desain asli

TANGGUNG JAWAB PROFESIONAL

         Tanggung jawab penting yang dimiliki insinyur meliputi:
        Informasi pribadi dan rahasia
        Konflik kepentingan
        Etika Lingkungan
        Etika komputer, sebagai alat perilaku tidak etis, objek tindakan tidak etis, serta otonomi komputer



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas PSDA Ke 5

TUGAS 5 PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR KUANTITAS DAN KUALITAS AIR        Disusun oleh :         Rafly Parannuan Mantong ( 16-630-108 ) FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN BAUBAU 2018 ANALISIS KUANTITAS DAN KUALITAS AIR        Peranan air sangat penting bagi manusia, sehingga pengadaannya harus memenuhi standar kualitas air bersih. Kebutuhan air pem ukiman penduduk perumahan Lompo Batang Mojosongo di Surakarta tidak bisa ter cukupi karena hanya menggunakan sumber air artesis, maka kuantitas air perlu di teliti. S elain mengetahui kuantitas air, penelitian ini juga menganalisis kualitas air yang dapa t dipengarui oleh faktor teknis yaitu pemakaian meter air dan faktor ekonomi yaitu tingkat kemampuan ekonomi masyarakat, ditunjukkan dengan rekening air PDAM. ...

Tugas 6 Etika Profesi

ETIKA DAN ILMU PENGETAHUAN KATA PENGANTAR Puji syukur saya  panjatkan kehadirat allah swt, yang mana atas ridho dan hidayahnya sehingga saya  dapat menyelesaikan makalah materi kuliah “ETIKA PROFESI TENTANG ETIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ” dengan tepat waktu. Makalah ini berisi uraian tentang etika dan ilmu pengetahuan. Saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman dan dosen yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Diharapkan makalah ini menambah pengetahuan dan pemahaman dikalangan mahasiswa dan pembaca tentang etika dan ilmu pengetahuan. Saya menyadari bahwa penulisan dalam makalah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh sebab itu dengan tangan terbuka saya  mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna bagi kita semua. Demikian makalah ini saya susun, bila ada kata-kata yang salah dalam penyusunan makalah ini,saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Tugas PSDA ke 9

CONTOH KASUS  PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR 1. Monopoli Pengelolaan Sumber Daya Air Permasalaan lain DAS adalah adanya monopoli pengelolaan sumber daya air. Menurut Marwan Batubara (2010), intervensi Bank Dunia dalam pengelolaan sungai mengarah pada dua hal, yaitu mendorong ketergantungan Indonesia akan sumber pendanaan dari lembaga keuangan internasional khususnya Bank Dunia baik dalam bentuk utang dan hibah, serta memuluskan program privatisasi. Ketergantungan pendanaan bisa dilihat dari berbagai rekomendasi yang diberikan Bank Dunia dari setiap proyek yang dijalankan. Alasan utama Bank Dunia mendorong privatisasi adalah memberikan peran yang lebih besar bagi swasta dengan mengurangi monopoli Negara khususnya pemerintah dalam pengelolaan sungai. Asumsi Bank Dunia dengan masuknya swasta, maka pengelolaan air dan sungai menjadi lebih efisien dan pengelolaan yang lebih baik. Kenyataannya, privatisasi menimbulkan monopoli dalam bentuk lain. Jika sebelumnya monopoli dilakukan Ne...